Paper bowl merupakan salah satu jenis kemasan yang sering digunakan pelaku bisnis di industri makanan dan minuman, mulai dari pemilik kedai kopi, restoran, usaha rumahan sampai dengan katering. Kemasan ini dipilih karena mudah dibawa, ringan dan tersedia dalam berbagai pilihan desain dan ukuran.
Meskipun kemasan ini bagus, namun tetap harus melakukan pemilihan sebelum memutuskan untuk menggunakannya karena tidak semua kemasan akan sesuai dengan jenis produk yang akan dikemas. Agar mendapatkan kemasan yang tepat sebaiknya ikuti panduan memilih kemasan berikut ini.
Langkah-langkah Strategis Memilih Paper Bowl
Dalam memilih kemasan makanan tidak boleh sembarangan karena kemasan yang digunakan akan mempengaruhi kondisi dan kualitas makanan. Agar makanan kualitasnya tetap bagus sebaiknya lakukan pemilihan kemasan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.
Pilih Sesuai Jenis Makanan
Sebelum memutuskan menggunakan kemasan wajib untuk memahami jenis makanan yang dikemas karena setiap jenis makanan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, baik itu dari segi kadar minyak, cairan sampai dengan suhu. Agar mendapatkan kemasan yang tepat sebaiknya pelajari karakteristik jenis-jenis makanan berikut ini berikut dengan kebutuhan packaging makanan.
- Makanan Berminyak
Makanan yang memiliki kandungan minyak cukup banyak seperti cemilan goreng dan ayam goreng sering sekali meninggalkan minyak pada kemasan. Untuk mengemas makanan ini membutuhkan paper bowl yang memiliki lapisan pelindung yang dapat menahan minyak dan tidak mudah tembus. Kalau kemasannya tidak tepat maka bisa menimbulkan noda di bagian luar yang dapat membuat konsumen tidak nyaman.
- Makanan Berkuah
Makanan yang memiliki kuah seperti mie, soto, bubur atau sup memerlukan kemasan yang dapat menahan suhu panas dan cairan dengan baik. Kemasan diharuskan mempunyai lapisan di bagian dalam dan sambungan pada dasar wadah. Selain itu, juga harus mempunyai tutup yang rapat supaya kuah makanan tidak mudah tumpah.
- Makanan Kering
Makanan yang teksturnya kering seperti cemilan, nasi, salad atau pasta membutuhkan standing pouch yang kekuatannya disesuaikan dengan kondisi makanan. Kalau makanannya dikemas bersama saus maka membutuhkan kemasan yang kuat, sedangkan makanan yang tidak disajikan bersama saus hanya memerlukan kemasan yang biasa saja kekuatannya.
- Makanan dingin dan panas
Tidak semua kemasan dapat menahan suhu makanan, contohnya makanan frozen food tidak dapat dikemas dengan bahan kemasan yang biasa saja. Makanan ini harus di menggunakan kemasan frozen food yang mampu menahan suhu dingin tanpa menurunkan suhu makanan. Sedangkan makanan yang panas membutuhkan kemasan yang memiliki lapisan pelindung yang mampu menahan perubahan suhu.
Pilih Kemasan dengan Ukuran yang Pas
Ketika memilih paper bowl harus benar-benar memperhatikan ukurannya, jangan sampai salah ukuran karena bisa membuat makanan menjadi hancur. Contohnya menggunakan kemasan yang terlalu kecil dapat menyebabkan makanan tumpah atau bentuknya tidak lagi sempurna.
Sedangkan ukuran yang terlalu besar bisa membuat porsi makanan terlihat sedikit dan bisa menyebabkan biaya operasional untuk kemasan menjadi lebih mahal. Jadi sangat penting untuk memilih ukuran yang tepat sesuai ukuran dan porsi makanan.
Untuk mendapatkan ukuran yang tepat, Anda bisa mengecek ukuran kemasan secara langsung di tempat distributor atau mendatangi pameran F&B yang diikuti distributor. Cek ukuran dimensi secara langsung dan coba gunakan kemasan untuk mengemas makanan yang Anda jual agar tahu cocok dan tidaknya kemasan tersebut.
Periksa Bahan yang Digunakan
Meskipun kemasan ini memiliki kualitas yang bagus, namun tetap harus memperhatikan bahan yang digunakan untuk membuat kemasan. Anda harus mengecek lapisan yang dipakai untuk membuat paper bowl agar tahu cocok atau tidak untuk makanan yang dibuat.
Lapisan yang digunakan cukup beragam, salah satunya adalah lapisan plastik yang bisa menahan minyak, panas dan air. Jenis kemasan dengan lapisan seperti ini dapat mencegah kebocoran dan juga menjaga bentuk makanan.
Selain lapisan, Anda juga harus memperhatikan keamanan bahan yang digunakan. Pastikan bahannya merupakan kertas food grade yang sudah dinyatakan aman digunakan untuk mengemas makanan. Kalau ingin mendapatkan kemasan dengan bahan seperti ini bisa datangi food expo Indonesia.
Pilih Supplier yang Berkualitas
Kalau menginginkan kemasan yang bagus kualitasnya sebaiknya pilih supplier atau distributor yang berpengalaman dan terbukti bagus kualitas layanannya. Supplier berkualitas selalu mengedepankan kepuasan konsumen, baik itu buyer horeca atau retail, mereka selalu menyediakan kemasan kualitas nomor satu untuk membuat konsumen merasa puas.
Selain mampu menyediakan produk yang berkualitas, supplier juga mempunyai stok barang yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang selalu berubah-ubah. Mereka juga memiliki sistem pengelolaan dan distribusi barang yang sangat bagus sehingga konsumen bisa mendapatkan kemasan kualitas terbaik tepat waktu.
Kesalahan yang Dilakukan Saat Memilih Kemasan
Saat melakukan pemilihan kemasan sering sekali terjadi kesalahan yang mengakibatkan kerugian. Contoh kesalahan yang umum dilakukan adalah hanya mementingkan kemasan yang harganya murah tanpa mengevaluasi kualitas kemasan. Seharusnya, jangan terlalu fokus dengan harga yang murah karena kemasan murah biasanya tidak bagus kualitasnya.
Kesalahan yang lain adalah memilih kemasan tanpa menyesuaikan dengan karakteristik menu makanan. Kesalahan ini wajib untuk dihindari karena kemasan harus benar-benar sesuai dengan karakteristik makanan agar kondisi dan kualitas makanan tetap terjaga ketika dikemas.
Kalau Anda ingin mendapatkan supplier atau distributor yang mampu menyediakan kemasan berkualitas dengan stok yang banyak sebaiknya cari supplier di pameran makanan. Anda bisa coba untuk mengunjungi SIAL Food and Drinks.
Pameran ini merupakan tempat terbaik untuk mencari supplier paper bowl karena banyak supplier berkualitas berkumpul menawarkan produk mereka di pameran ini. Anda bisa mendatangi pameran ini di bulan November 2026 tanggal 4 sampai 6 di JIEXPO Jakarta.