Jajanan frozen merupakan salah satu cemilan yang sedang diminati di tahun ini. Produk ini disukai karena mempunyai banyak varian rasa dan ukurannya beragam. Selain itu, produk ini juga sangat mudah disimpan dan penyajiannya juga tidak memakan waktu yang lama.
Hal inilah yang membuat pelaku bisnis banyak menjual produk ini karena menguntungkan dan target pasarnya juga mudah dijangkau. Perkembangan produk yang meningkat pesat memunculkan berbagai macam tren baru yang populer di industri makanan dan minuman, seperti beberapa tren yang akan diulas berikut ini.
Tren Terpopuler Cemilan Frozen
Kepopuleran frozen snack mendorong pelaku bisnis untuk menciptakan tren-tren baru agar mendapatkan lebih banyak konsumen. Dari sekian banyak tren yang ada, hanya ada beberapa yang populer di kalangan masyarakat, berikut ini beberapa contohnya.
Jajanan Berbahan Nabati
Jajanan yang terbuat dari bahan-bahan nabati sekarang sangat laku di pasaran karena konsumen jajanan ini bukan hanya vegan atau vegetarian saja, tapi masyarakat umum juga menyukai jajanan ini.
Masyarakat mulai suka jajanan ini bukan karena ingin menikmati rasa baru saja tapi juga peduli dengan lingkungan. Adapun produk yang diminati diantaranya adalah risol frozen, nugget sayur, kroket kacang dan siomay dari jamur.
Bagi pelaku bisnis yang ingin menjual jajanan ini harus pintar dalam memilih dan mengolah bahan-bahan yang digunakan agar dapat menciptakan jajanan dengan tekstur dan rasa yang memuaskan. Untuk membuat hal ini terjadi maka perlu menggunakan bahan berkualitas, bumbu yang tepat dan teknik pengolahan yang modern dan higienis.
Jajanan Tinggi Protein
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk bergizi dan berprotein, pelaku bisnis mulai menciptakan jajanan frozen yang tidak hanya memiliki rasa enak tetapi juga mempunyai kandungan protein. Jajanan seperti ini tersedia dalam bentuk bakso, nugget dari ikan atau ayam, dimsum dengan isian yang padat sampai dengan jajanan dari kacang-kacangan.
Produk seperti ini sangat disukai konsumen khususnya orang-orang yang mempunyai jadwal padat dan tidak memiliki waktu untuk mengolah makanan segar. Mereka lebih suka dengan jajanan yang praktis namun bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dan protein.
Namun untuk membuat snack frozen ini harus benar-benar memperhatikan keseimbangan antara tekstur dan rasa. Produsen harus bisa membuat produk dengan protein tinggi tanpa harus mengurangi rasa produk. Selain itu, perlu juga untuk memperhatikan teknik pengolahan yang digunakan. Produsen harus menggunakan teknik yang higienis dan sesuai standar pangan.
Jajan Rasa Lokal dengan Tampilan Modern
Masyarakat di era modern lebih suka dengan cemilan frozen yang memiliki rasa familiar namun dengan tampilan yang berbeda. Permintaan produk seperti ini mendorong produsen untuk menciptakan jajanan baru yang praktis, menarik dengan rasa lokal.
Salah satu contoh produknya adalah dimsum isi rendang, risol isi sayuran dengan cita rasa rempah-rempah dan kentang beku dengan bumbu rempah Nusantara. Inovasi ini dapat meningkatkan identitas merk dan juga menjadi pembeda dengan produk jajanan beku lainnya.
Meskipun begitu, produsen yang ingin mencoba menjual jajanan frozen dengan rasa seperti ini harus berhati-hati dalam memilih rasa. Usahakan untuk tidak terlalu menggunakan banyak bumbu agar rasa jajanan tidak terlalu kuat dan jangan menggunakan bumbu yang rasanya tidak terlalu familiar dengan lidah konsumen.
Jajanan dengan Porsi Kecil
Saat ini, banyak produsen menawarkan produk jajanan dalam porsi kecil di pameran F&B. Jajanan ini juga sangat populer di kalangan masyarakat, khususnya keluarga kecil, pekerja kantoran, mahasiswa. Banyak yang suka dengan jajanan ini karena porsinya kecil dan harganya tidak terlalu mahal.
Konsumen sering menggunakan jajanan ini untuk cemilan sore, sarapan ringan, teman kerja atau dijadikan sebagai hidangan tambahan ketika ada tamu datang ke rumah. Kalau tertarik menjual jajanan seperti ini maka wajib untuk menentukan ukuran produk yang sesuai dengan kebutuhan buyer horeca atau konsumen lainnya dan jangan lupa untuk menampilkan informasi berat produk, petunjuk pengolahan dan cara penyimpanan.
Jajanan dengan Cara Pengolahan yang Praktis
Jajanan frozen juga banyak yang dibuat dengan cara pengolahan yang praktis tanpa menggunakan kompor gas ataupun listrik. Jajanan ini bisa diolah hanya menggunakan microwave atau air fryer. Produk jajanan yang praktis seperti ini sangat disukai pekerja kantoran dan orang-orang yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya.
Mereka suka dengan jajanan yang pengolahannya tidak membutuhkan banyak tenaga dan waktu. Produsen yang ingin menjual jajanan ini harus mencantumkan informasi suhu dan waktu yang disarankan untuk setiap metode pengolahan yang digunakan. Selain itu, produsen juga perlu mengenalkan produk secara langsung melalui food expo Indonesia agar lebih banyak yang mengenal.
Tips Jitu Menjalankan Bisnis Jajanan Beku
Salah satu strategi terbaik untuk menjalankan bisnis jajanan ini adalah berhati-hati ketika memilih produk yang akan dijual. Anda tidak boleh sembarangan memilih produk, pemilihan harus dilakukan berdasarkan target pasar yang akan dituju.
Kalau targetnya adalah anak-anak kecil maka bisa memilih jajanan dengan rasa dan tampilan yang disukai anak-anak, contohnya nugget atau sosis berbentuk karakter dengan rasa ayam, sapi atau ikan. Selain itu, perhatikan juga strategi pemasaran yang digunakan. Pastikan menggunakan media pemasaran yang paling efektif seperti memasarkan melalui media sosial atau pameran makanan.
Salah satu pameran yang bisa dipertimbangkan menjadi tempat pemasaran jajanan frozen adalah SIAL Food and Drinks. Pameran ini skalanya sudah nasional dan bisa dijadikan tempat untuk mengenalkan produk, meningkatkan visibilitas produk dan memperluas jaringan bisnis. Anda bisa melakukan pendaftaran mulai dari sekarang dan datangi JIEXPO Jakarta tanggal 4-6 November 2026.