Kue kering adalah produk yang cukup laku di industri makanan dan minuman. Biasanya kue ini dijadikan sebagai cemilan, isi hampers dan pendamping minuman. Kalau ingin menjual kue ini tidak perlu memproduksi sendiri karena sudah banyak produsen dan supplier kue yang bisa diajak kerja sama.
Agar kue yang dijual bisa laku di pasaran maka harus menjual kue yang rasanya enak, kualitasnya bagus dan tampilannya menarik. Untuk mendapatkan kue seperti ini caranya tidak begitu sulit, Anda tinggal mengikuti tips-tips yang akan diulas berikut ini.
Buat Daftar Kebutuhan Bisnis
Agar mudah menemukan pastry yang tepat maka buatlah daftar kebutuhan bisnis terlebih dahulu. Anda bisa membuat ringkasan kebutuhan berdasarkan beberapa aspek berikut ini.
- Target Konsumen
Anda harus mengetahui target konsumen yang ingin dituju, apakah keluarga, pekerja kantoran, pasar massal atau pelanggan premium.
- Fungsi Produk
Anda juga harus mencatat tujuan penggunaan produk, apakah untuk suguhan, cemilan siap jual, teman minum kopi atau untuk pelengkap menu.
- Kisaran Harga
Anda harus menentukan kisaran harga cake yang akan dibeli berdasarkan jumlah modal yang dimiliki.
- Format Produk
Tulis juga format produk yang diinginkan, apakah dalam kemasan kecil, satuan, toples atau kemasan curah.
Dengan mencatat daftar kebutuhan tersebut maka lebih mudah menemukan pemasok yang dapat diajak kerja sama untuk mengembangkan bisnis yang dijalani.
Jalin Kerja sama dengan Partner yang Tepat
Pemasok atau supplier bakery yang akan diajak kerja sama sebaiknya mengetahui dan memahami standar kanal dan ritme yang akan dilayani. Kalau sebagai buyer horeca sebaiknya cari pemasok yang bisa menyediakan produk dengan spesifikasi dan kualitas yang sama serta dapat menyediakan produk dengan ukuran kemasan yang sesuai.
Sedangkan untuk distributor harus mencari pemasok yang bisa menyediakan kue kering yang daya tahannya lama dan mudah disimpan. Hindari memilih pemasok yang menjual produk dengan kemasan mudah rusak atau mempunyai masa simpan yang pendek.
Kalau retailer harus bekerja sama dengan pemasok yang mempunyai stok barang dalam volume besar dengan berbagai macam pilihan ukuran kemasan. Selain itu, pemasok juga harus menyediakan kue dengan varian rasa yang beragam.
Evaluasi Kualitas Kue Secara Menyeluruh
Setelah menemukan beberapa calon pemasok yang potensial, selanjutnya tinggal mengevaluasi kualitas roti manis atau kue yang mereka sediakan. Anda harus menilai kualitas ini secara menyeluruh agar mengetahui kualitasnya benar-benar bagus atau tidak. Berikut ini beberapa aspek yang harus Anda evaluasi.
- Aroma dan Rasa
Anda harus mencoba rasa semua kue yang dijual pemasok terlebih dahulu. Pastikan kue tidak mempunyai rasa yang tidak enak, seperti rasa pahit atau rasa asing yang tidak sepatutnya ada pada kue. Selain itu, hindari kue yang mengeluarkan aroma tengik karena kue seperti ini sudah tidak layak dikonsumsi.
- Bentuk dan Tekstur
Saat menilai rasa sebaiknya perhatikan juga tekstur kue kering yang akan dibeli. Anda harus memastikan kue kering mempunyai tekstur yang rapuh, padat dan renyah. Selain itu, kue juga harus memiliki keseragaman bentuk dan ukuran pada setiap kepingnya.
- Daya Tahan
Kalau sudah menemukan kue yang kualitasnya cukup bagus sebaiknya jangan langsung membeli dalam jumlah yang banyak. Seharusnya lakukan uji coba terhadap daya tahan kue terlebih dahulu untuk mengamati perubahan kue dari waktu ke waktu. Kalau daya tahan kue sama seperti informasi masa simpan yang diberikan pemasok berarti kualitasnya bagus.
Perhatikan Keamanan Kue
Saat berhadapan langsung dengan calon pemasok di pameran F&B atau di tempat pemasok sebaiknya perhatikan keamanan pangan. Anda harus meminta dokumen-dokumen yang menunjukkan bahwa pemasok sudah mempunyai izin untuk menjual kue dan keamanan produk.
Dokumen yang harusnya diminta adalah legalitas usaha, identitas produsen dan sertifikasi atau dokumen keamanan pangan yang masih berlaku. Selain itu, minta juga informasi detail produk ke pemasok, mulai dari informasi bahan-bahan yang digunakan, batas konsumsi, petunjuk penyimpanan, tanggal produksi dan kode produksi.
Perhatikan Konsistensi Pasokan
Saat mencari pemasok kue di food expo Indonesia jangan hanya fokus pada kualitas produk saja, tapi fokus juga pada konsistensi pasokan produk. Anda harus bisa bekerja sama dengan pemasok yang mampu memenuhi permintaan dalam kondisi apapun.
Selain itu, pastikan juga pemasok sudah mempunyai jadwal pengiriman yang tertata rapi sehingga mampu melakukan pengiriman sesuai jadwal yang sudah disepakati dan mampu mengirim barang tepat waktu. Kalau sudah menemukan pemasok kue kering dengan kemampuan seperti ini, jangan lupa untuk membuat surat kontrak tertulis yang mencantumkan aturan ganti rugi ketika mengalami keterlambatan atau kekurangan stok agar tidak rugi.
Tips Menjalankan Bisnis Kue Kering untuk Pemula
Jika Anda baru memulai bisnis jualan kue harus memperhatikan beberapa hal penting, diantaranya adalah kualitas, harga dan metode pemasaran. Anda harus bisa konsisten dalam menyediakan kue yang kualitasnya bagus. Anda tidak diperbolehkan mengurangi kualitas kue hanya karena ingin mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.
Anda juga harus berhati-hati ketika menetapkan harga kue yang akan dijual. Usahakan menjual kue dengan harga yang tidak berbeda jauh dengan harga pasaran atau disesuaikan dengan jenis kue atau kemasan yang digunakan.
Terakhir, Anda harus menggunakan metode pemasaran yang tepat kalau ingin kuenya laku. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah metode pemasaran melalui pameran atau event makanan.
Metode ini akan efektif kalau pameran yang diikuti adalah pameran skala nasional seperti SIAL Food and Drinks. Kalau mengenalkan kue kering di pameran ini akan berpeluang mendapatkan banyak konsumen karena yang mengunjungi pameran ini cukup banyak jumlahnya. Kalau memang tertarik, bisa daftarkan diri mulai dari sekarang agar bisa mengikuti pameran ini di tanggal 4 sampai 6 November 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.